Kamis, 24 Januari 2019

TAMATNYA GENERASI MILENIAL


Tamatnya Generasi Milenial

            Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan kekayaan alamnya. Tetapi hasil alam yang Indonesia hasilkan belum bisa dikelola dengan benar dan maksimal. Hal ini menyebabkan banyak masalah yang dihadapi Indonesia, baik itu berupa kemiskinan, pengangguran, dan masih banyak lagi masalah yang sedang menerkam Indonesia. Kekayaan alam yang ada di Indonesia ini memiliki peluang yang sangat besar untuk mengatasi semua masalah ini, jika dapat dikelola dengan benar. Butuh  kesadaran yang tinggi dari setiap pihak yang terlibat dalam bagian ini, untuk bisa memanfaatkan dan mengelola hasil alam yang Indonesia hasilkan dengan benar demi kepentingan rakyatnya.
            Perkembangan Indonesia dari generasi ke generasi terus berjalan, tetapi Indonesia belum bisa mencapai tahap maksimal. Salah satu bukti yang bisa kita lihat adalah infrastruktur di Indonesia, baik infrastruktur fisik maupun non fisik. Infrastruktur fisik seperti pembangunan jalan, jembatan, rel kereta api, bandar udara belum mencapai target yang diharapkan. Masih banyak daerah-daerah yang kesulitan ketika ingin melakukan transportasi baik itu melalui darat, laut, maupun udara. Pembangunan infrastruktur fisik sangat penting dalam menunjang perkembangan ekonomi dari suatu negara. Salah satu fakta bahwa Indonesia adalah negara maritim, ini secara tidak langsung menuntut Indonesia untuk membangun banyak armada laut untuk bisa menolong kelancaran proses perdagangan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.
            Sedangkan infrastruktur non fisik seperti pelayanan kesehatan, penyediaan air bersih, dan jaringan teknologi pun belum berjalan dengan merata. Masih banyak daerah-daerah yang belum merasakan akan hal-hal tersebut, khususnya daerah bagian Timur Indonesia. Daerah ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah Indonesia sehingga kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan pun belum mencapai target yang maksimal. Dimanakah letak keadilan itu? UUD 1945, Pasal ke 5 berbunyi “Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Tetapi keadilan itu belum dirasakan oleh seluruh daerah-daerah Indonesia. “Wahai pemerintah Indonesia…Kawasan Timur juga bagian dari Indonesia” itulah jeritan tangis dan penyesalan yang diungkapkan oleh muda-mudi dari Kawasan Timur Indonesia.
            Perkembangan zaman semakin bertambah maju, teknologi menjadi salah satu aspek yang penting dalam persaingan di dunia. Tetapi perkembangan teknologi belum dimanfaatkan secara tepat dan benar oleh bangsa Indonesia, khususnya para muda-mudi Indonesia. Pemanfaatan dan pengelolaan jaringan internet belum dimanfaatkan dengan baik dan benar. Inilah realita yang saya temui di dalam menempuh pendidikan disalah satu kampus swasta di bagian barat Indonesia. Kebanyakan muda-mudi di bagian barat Indonesia tidak bisa menggunakan fasilitas yang telah disediakan dengan baik. Mereka menggunakan media internet untuk menyenangkan diri mereka sendiri seperti bermain game. Mereka tidak sadar akan dampak dari apa yang mereka lakukan. Bermain game dapat memicu hal-hal yang negatif seperti kerusakan moral, kurangnya pemahaman akan dunia luar karena mereka kurang berinteraksi secara langsung dengan dunia, dan bahkan bisa menimbulkan penyakit pada mereka sendiri.
 Hal ini berbanding terbalik dengan daerah asal saya yaitu daerah Timur. Para muda-mudi di daerah saya begitu semangatnya memanfaatkan teknologi yang ada meskipun terbatas, untuk melakukan suatu perubahan yang signifikan. Mereka memanfaatkan media internet sebagai jendela pendidikan mereka. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka juga bisa membawa perubahan bagi tanah air mereka.
            Game sudah menjadi penyakit pada generasi milenial yang sangat sulit untuk disembuhkan. Ini sudah menjadi suatu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh para milenial. Inilah yang dinamakan penyalahgunaan fasilitas. Sebenarnya hadirnya teknologi yang semakin canggih ini harus membawa perubahan bagi Indonesia, bukan menjadi penghambat bagi Indonesia untuk bisa terus terbang mengepakkan sayapnya di atas langit internasional. Di zaman sekarang ini teknologi yang menjadi tolok ukur perkembangan suatu negara. Kesejahteraan suatu negara bisa dilihat dari infrastrukturnya, apakah dapat mencapai hasil yang maksimal atau tidak. Jika tidak maka itu akan menjadi suatu permasalahan yang sangat serius dalam menempuh persaingan di kancah internasional.
            Salah satu contoh yang sangat mempengaruhi Indonesia dalam bersaing dengan negara lain adalah masalah teknologi. Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Indonesia masih berada di bawah standar jika berbicara soal teknologi. Indonesia sebenarnya memiliki penerus-penerus yang dapat memecahkan masalah ini. Tetapi karena terbatasnya sumber daya manusia maka semuanya menjadi hampa. Di generasi sekarang ini atau biasa disebut generasi milenial sangat berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Generasi milenial adalah generasi yang lahir antara tahun 1980-2000. Generasi ini lahir ditengah-tengah dunia yang semakin canggih terutama dalam bidang teknologi.
            Teknologi sudah menjadi faktor pendukung bagi kehidupan generasi ini dan sudah menjadi suatu kebutuhan yang harus dipenuhi. Anak-anak pada masa ini lebih akrab dengan teknologi sehingga menyebabkan waktu mereka tersita oleh internet. Interaksi dengan sesama juga menjadi hilang karena hadirnya internet. Mereka lebih suka berinteraksi lewat media Online. Memanfaatkan teknologi di zaman sekarang ini sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia jika dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Banyak penelitian yang sudah dilakukan untuk memecahkan masalah yang ada di generasi milenium khususnya berbicara dibidang teknologi.
Seperti penelitian yang dilakukan oleh Boston Consulting Group (BGC) bersama University of Berkeley tahun 2011 dengan mengambil tema American Millennials: Deciphering the Enigma Generation, serta Pew Research Center juga membuat sebuah laporan riset dengan judul Millennials: A Portrait of Generation Next . Dari penelitian yang telah dilakukan tersebut, selalu menunjukkan bahwa generasi muda Milenium memiliki ketergantungan dan kebutuhan yang tinggi terhadap internet.
Berbagai interaksi dan transaksi telah dialihkan kepada penggunaan internet. Tentu saja penggunaan internet tersebut berbanding lurus dengan penggunaan gadget dan barang digital lainnya sebagai produk kemajuan teknologi. Setiap hari selalu ada kemunculan produk dan aplikasi-aplikasi baru yang semakin memanjakan dan mengisi kebutuhan setiap penggunanya. Selanjutnya, apa yang terjadi adalah sebuah penerimaan terhadap kebutuhan teknologi yang tidak dapat dikontrol karena selalu bertambah setiap waktunya. Dampak ini tentunya akan dirasakan oleh setiap individu, terutama para pemuda Milenium.
Pembangunan infrastruktur baik itu secara fisik maupun non fisik pada dasarnya memiliki tujuan yang jelas, bukan hanya untuk menghabiskan anggaran saja tetapi ada sasaran dan target yang harus dicapai. Banyak manfaat yang akan dicapai ketika infrastruktur suatu negara dapat dibangun dengan maksimal, manfaatnya yaitu seperti mempersempit peluangnya pengangguran yang ada di Indonesia. Banyak tenaga yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semuanya sehingga dengan adanya pembangunan, masalah pengangguran akan berangsur-angsur hilang. Manfaat yang kedua itu adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Salah satu contohnya adalah masalah perdagangan. Jika infrastruktur telah dibangun dengan baik maka otomatis kerja sama Indonesia dan negara luar akan berjalan dengan lancar.
Manfaat terakhir yang saya ingin sampaikan adalah bisa menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia akan nyaman ketika melakukan aktivitas jika infrastruktur Indonesia baik. Saya sangat bangga dengan kinerja Bapak Presiden kita yang telah membangun infrastruktur yang layak bagi daerah Papua. Itu menciptakan suatu kenyamanan bagi masyarakat Papua untuk melakukan aktivitas. Kita semua tahu bahwa daerah Papua adalah daerah yang menjadi penghasil emas terbesar di Indonesia. Coba kita pikirkan apa yang terjadi ketika infrastruktur di Papua tidak baik. Pasti perkembangan ekonomi di Indonesia juga tidak berjalan dengan baik, karena Papua adalah daerah yang memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
            Indonesia sangat membutuhkan suatu perubahan yang nyata, bukan hanya sekedar janji saja. Oleh sebab itu, perubahan itu harus bisa dilakukan sekarang. Muda-mudi milenial harus bisa menjadi gerakan perubahan bagi negara ini. Generasi milenial memiliki peluang yang sangat besar untuk bisa mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik. Jika potensi dan bakat dari generasi ini bisa dimanfaatkan dengan baik, maka otomatis Indonesia akan mengalami perubahan yang luar biasa khususnya dalam bidang teknologi. Bagaimana cara mengembangkan potensi yang ada pada generasi milenial untuk menjadi suatu karya yang bermanfaat? Kita bisa melakukan berbagai cara untuk bisa mengatasi hal ini seperti mengadakan seminar-seminar tentang teknologi, mengadakan lomba-lomba yang dapat mengembangkan bakat dan talenta anak muda, dan masih banyak lagi hal yang harus dilakukan.
 Pengembangan infrastruktur di Indonesia itu sangat penting sekali untuk dilakukan. Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh pemerintah saja tetapi bisa dirasakan oleh masyarakat juga. Sudah saatnya Indonesia berubah. Banyak potensi yang sempat terkubur oleh hamparan pasir, inilah saatnya untuk menggali dan mengembangkan potensi itu menjadi sesuatu hal yang berguna bagi negara ini.
            Sudah saatnya mimpi itu menjadi nyata; sudah saatnya Indonesia mengalami perubahan. Melalui opini ini saya mau mengajak para muda-mudi untuk terus berperan aktif dalam perkembangan Indonesia, bukan hanya sekedar berbicara dimulut saja tetapi harus bisa dibuktikan dengan tindakan nyata; Indonesia butuh karya bukan janji. Para muda-mudi milenial, ayo buktikan kepada Indonesia bahwa generasi ini bukan penghambat tetapi pengubah. Mengubah Indonesia menjadi negara yang semakin maju dalam perkembangan infrastruktur.
            Indonesia bisa melakukan terobosan-terobosan baru untuk mengatasi hal diatas. Terobosan yang paling efektif adalah melalui pendidikan. Pendidikan merupakan suatu wadah paling mendasar untuk membentuk setiap individu menjadi lebih baik. Tetapi sayangnya Kualitas pendidikan di Indonesia belum berjalan dengan maksimal. Masih banyak sarana-sarana pendidikan di Indonesia yang belum dirasakan secara merata. Ini merupakan hal yang harus diperhatikan khusus oleh pemerintah Indonesia dalam mewujudkan suatu perubahan yang nyata.
            Indonesia harus lebih teliti memperhatikan sistem pendidikan di Indonesia agar para generasi-generasi penerus bangsa tidak salah melangkah dalam mengambil keputusan. Jika seseorang dididik dengan benar dari kecil maka otomatis dia akan tumbuh menjadi anak yang memiliki pola pikir yang benar. Kebenaran ini dapat memberikan hasil yang baik ketika dia sudah berperan aktif dalam membangun Indonesia.                      
            Sesuai judul yang saya pilih yaitu “Tamatnya Generasi Milenial”, bukan berarti generasi milenial itu sudah tidak memiliki dampak lagi bagi Indonesia. Para milenial memiliki peran yang sangat penting tetapi belum dimanfaatkan dengan maksimal. Masih banyak talenta-talenta yang terkubur, yang perlu digali dan di kembangkan. Terus kibarkan panji semangatmu para milenial, berikan bukti nyata bukan angan-angan. Jangan menjadi generasi yang apatis, ayo bangkit dari tidurmu dan kerjakan mimpimu demi Indonesia yang lebih baik. Jayalah milenial, Jayalah Indonesia.
           




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TAMATNYA GENERASI MILENIAL

Tamatnya Generasi Milenial             Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan kekayaan alamnya. Tetapi hasil alam yang Indones...